Apa Kita tau Arti Kata yang Digunakan?

Temanku yang sabarnya ampun ampun itu punya anak umur 4 tahun-an yang ajaib banget bandelnya. Sekarang, si anak ajaib ini lagi seneng pake kata “pacar” dan “pacaran” seperti aku mau pacar/pacaran, dsb. Ajaibnya, kalimatnya tuh pas banget seolah2 dia tau betul makna pacar dan pacaran itu. Tentu saja ini mengganggu sekali mengingat si anak masih 4 tahun. Akhirnya suatu hari sang ibu menegur anaknya,

Ibu (dengan sabarnya): “Lha Putri.. pacar itu artinya opo to?”

Anak (mikir): “Apa sih mak?”

Ibu: “Ha iya.. pacar itu apa?”

Anak (diam sebentar): “Ndak tau.”

Ibu: “Ha kalo pacaran itu apa?”

Anak: “Ndak tau…”

Ibu: “Lha kalo ndak tau koq diomong to?”

Anak: “Huaaa!!! Ndak tau! Ndak tau! Ndak tau!”

Si anak lantas frustrasi dan melarikan diri. :)

Hah.. aku jadi inget dulu Pak Wardjono bilang kita sering “merasa” tau suatu kata namun sebenarnya tidak benar-benar tau sehingga kalau ditanya kita nggak bisa menjelaskan dengan baik. Aku sendiri kayaknya bakal kesulitan njelasin kalau ditanya apa itu p-value, diskresioner, kos/cost, ide, dan banyak lagi kata lain yang sering kupake. Padahal katanya kata adalah wadah pemahaman. Kalo gitu aku sama donk sama si Putri itu? :(

Siyal. Masak aku yang anak S2 ini sederajat dengan Putri si anak ajaib itu sih. Gembret tenan. :P

Satu pemikiran pada “Apa Kita tau Arti Kata yang Digunakan?

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s