Tentang Arie

Halo!

Arie Rahayu

Selamat datang di blog “Kolom Arie.” Saya Arie Rahayu, alumni akuntansi Unair angkatan 2000.

Blog ini saya mulai tahun 2008ย  semata-mata ingin mencoba blogging yang waktu itu relatif masih baru. Berhubung nggak punya tujuan tertentu maka isinya ya apapun yang menarik saat itu. Pos pertamanya saja berjudul “Feng-Shui dan Akuntansi”.

Lama-kelamaan, saya jadi tau bahwa ngeblog merupakan cara yang asik buat menjelajah ide. Alhasil banyak pos di blog ini merupakan pengamatan dan pemikiran santai. Jadi, kalau anda kebetulan baca pos yang tampaknya serius, jangan langsung percaya ya.. Cek dan ricek lagi ke sumber yang lebih terpercaya.

Oya, penting nih… 16 Juli Jon Snow bakal balik ke layar tv kita!

 

Winter is coming,

Arie

36 thoughts on “Tentang Arie

  1. Hai…aku dah mampir ke blogmu ya…blogmu ilmiah banget, beda sama blogku, iya beda konsep. Mgkn konsepmu ‘berbagi ilmu’ sedangkan aku, ya cuma diary n buat nyimpen sesuatu buat dibagikan ke anak cucu nanti..hehe…

    Ok kita bisa slg melengkapi ya…

    DL

    Suka

      1. Themesnya apik tenan ya. Kemarin saat ada pengumuman dari tim wordpress juga sangat penasaran pengen lihat bentuknya saat diterapkan di blog.

        Apik mbak …. layak pakai juga nih untuk seger2 biar orang2 tahu kalau blog kita tuh ada orangnya

        Hahahahaha

        Suka

  2. makasih yahhh Mbak atas karyamu dalam blog ini, sungguh sangat membantu saya dalam mengerti Teori Akuntansi…Salam Kenal,,,,,

    Suka

  3. mbak arie ada kontak yang bisa saya hubungi?

    saya tertarik untuk meneliti manajemen laba namun masih kurang faham mengenai perhitungan maupun konsepnya.

    1. jika akrual diskresioner sebenarnya tidak menunjukkan secara langsung terjadi atau tidaknya manajemen lama, lalu sebenarnya data yang kita gunakan sebagai proksi manajamenen laba itu apa? (jika ketidaknormalan akrual diskresioner sebagai proksinya, menentukan normal atau tidaknya bagaimana?)

    2. tulisannya mbak ari ini mengenai manajemen laba kyaknya terpisah pisah, kalo runtutannnya ketika kita mau menghitung mengenai diskresioner akrual dari awal itu bagaimana ya?. katakanlah saya menggunakan data panel 30 perusahaan dengan jangka waktu 5 tahun ( berarti secara umum saya punya 150 data). untuk mencari koefisiennya itu yang digunakan apakah per perusahaan atau bagaimana?

    3. kalo tanpa menentukaan perusahaan punya motif manajemen laba atau tidak dan tanpa pengelompokan perusahan dilihat dari kecenderungan untuk melakukan manajemen laba, apakah penelitian tersebut masih bisa dilakukan? ( seaidainya mau melakukan penelitianj perusahaan secara umum tanpa pengelompokan).

    Terima kasih mbak

    Suka

    1. (1) Menentukannya kontekstual. Konteks ini bisa karena desain rumus (misalnya ada beda makna antara rumus yang pakai konstan dan yang enggak); bisa karena desain penelitian (misal pakai perusahaan suspect — motivasi managemen laba); dsb.

      (2) Iya ini tulisannya terpisah-pisah. Berhubung ini jawabannya perlu mikir, ntar dulu yah. Atau daripada nunggu saya, bisa juga kamu liat-liat artikel managemen laba yang pakai data panel. Bagusnya yang artikel dari top journal. Mungkin agak repot karena pakai bahasa Inggris, tapi penjelasannya sangat instruktif dan mudah dimengerti.

      (3) Bisa dong, bahkan yang tanpa arah managemen laba (menginflasi atau mendeflasi laba) aja bisa koq. Ini kan ngomongin teknis ya? Kalau dari sisi teknis, penelitian tuh yang penting koheren aja, alias logikanya teratur dan terintegrasi (nyambung semua). Kalau latar belakang dan kemudian pertanyaan penelitianmu nggak menuntut ada motif managemen laba, ya gak masalah.

      Suka

  4. salam, mba boleh tanya, gmana cara mencari nilai koefisien persistensi laba dengan rumus:
    Earnings it = ฮฑ + ฮฒ Earnings it-1 + ฮตit

    dimana: ฮฒ = koefisien regresi sebagai proksi dari persistensi laba.

    sampel ada 10 perusahaan data 5 tahun, menggunakan spss?

    tq mba

    Suka

  5. Loh… kok saya baru nemu blog mbak Arie sekarang yah.. eman banget coba dari dulu saya udah ke sini.. blognya mbak bisa bikin saya lebih melek akuntansi… suka deh baca isi blog mbak yang konteksnya bagus2 dan masih enak dibaca โค terus semangat berkarya ya mbak.. aku tunggu pengalaman baru mbak yang lainnya ^^

    Suka

  6. Salam kenal sama Mbak Arie. kita tunggu tulisannya tentang manajemen laba lengkap dengan contoh-contoh manual tiap model. Saya tertarik dialog Mbak dengan mhs yang bertanya tentang manajemen laba.

    Suka

  7. selamat malam mba saya mau nanya, untuk model jones ini utk dpt koefisiennya apa pada saat kita meregres ini datanya harus berdistribusi normal dulu kah? karena saya coba pakai data yg blm di normalin ini hasilnya bagus, sedangkan kalo pakai data yg sudah di normalin ini hasil angka koefisiennya malah aneh, ada yg gede bgt dan ada yg 0,000 doang. jd seharusnya gmn? terima kasih..

    Suka

    1. Seingat saya gak perlu normal, soalnya koefisien ini kita pakai untuk menjelaskan (data yang ada), bukan untuk memprediksi. Namun coba cek ke dosen statistik atau ekonometri untuk lebih jelasnya.

      Suka

  8. Selamat siang mbak… saya mahasiswa semester akhir yang sedang menyelesaikan skripsi dengan judul analisis kualitas audit terhadap manajemen laba dalam 1 tahun menggunakan model modified jones.. saya msh bingung mengenai :
    1. apakah perusahan yang mengalami rugi,diikutkan serta dlm sampel ?alasannya mengapa ?
    2. apa tujuan dari nilai akrual diskresioner yang diabsolutkan ?apakah yang dilihat dari nilai absolut tersebut ?klo misalnya nilai DA kan kita bisa lihat dari positif negatif nya yang berarti perusahaan melakukan manajemen laba atau tidak.
    Terima kasih mbak.

    Suka

    1. Selamat siang Linda,

      Desain penelitian, seperti pertanyaanmu, sangat bergantung pada tujuan penelitiannya.

      Misalnya, kamu ingin tau apakah perusahaan di Indonesia memanagemen laba. Tujuan ini umum saja, tanpa peduli menginflasi (menaikkan secara semu) atau mendeflasi laba maka ya kamu perlu mengabsolutkan akrual diskresioner.

      Sebab yang penting besarannya kan? Mau inflasi laba Rp500 juta atau deflasi laba Rp500 juta, keduanya sama-sama managemen laba. Oleh karena itu angkanya diabsolutkan. Pun, perusahaan yang rugi juga dimasukkan ke dalam sampel.

      Jadi jawaban pertanyaanmu bisa beragam tergantung tujuan penelitianmu apa.

      Suka

  9. mb ari saya msh bingung untuk rumus ini agak membingungkan untuk manajemen laba
    NDAit = ฮฒ1 (1 / Ait-1) + ฮฒ2 (ฮ”REVt / Ait-1 โ€“ ฮ”RECt/ Ait-1)+ ฮฒ3 (PPEt / Ait-1)
    untuk mencari ( misal mau mencari perusahaan di tahun 2013 )
    Ait-1 = total aset untuk perusahaan tahun 2012
    ฮ”REVt = perubahan pendapatan perusahaan ( pendapatan 2013-2012)
    pendapatan = penjualan neto?
    ฮ”RECt = perubahan piutang perusahaan ( piutang usaha 2013-2012)
    PPEt = total aktiva tetap perusahaan ( aktiva tetap 2013 )
    ฮฒ1,2,3 = diperoleh setelah data diregresi.
    diregresi di program spss ya mb
    mksd nya d regresi setelah setiap komponen rumus di atas di temukan hasilnya di masukan ke dlm program spss ya mb

    Suka

  10. Wah sejak kapan mbak ngerombak blog? jadi bagus banget…. terima kasih banyak ya saya mahasiswa semester akhir yang skripsinya pakai rumus-rumus akrual aneh itu… postingan mbak tentang konsep akrual sangat membantu saya memahami skripsi saya, beneran saya jadi lebih pede dan ngerasa pintar banget waktu sidang proposal… heheheh ๐Ÿ˜› saya tunggu postingan blog akuntansi ilmiah, sama review buku2 yang mbak udah baca dong? ๐Ÿ˜€ saya udah beli beberapa buku yang mbak ulas di goodreads, semuanya bagus2 dan cocok buat saya. Kalau nggak ada buku saya berasa ada yang kurang, tapi kalau udah waktunya beli buku mesti ragu, takut mahal2 eh isinya ternyata….. Jadi, semangat terus ya ngeblognya ^^

    Suka

Bagaimana menurut anda?

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s